Koperasi Jasa Keuangan Syariah

Koperasi Jasa Keuangan Syariah Shakira Artha Mulia adalah lembaga jasa keuangan syariah yang berada dipurwakarta yang sudah terdaftar di KEMENKOP RI dan diawasi oleh DSN MUI. Kep MENKOP UKM: No.007350/BH/M.KUKM.2/II/2018Klik Informasi Terkini

Informasi KJKS Shakira Artha Mulia

Nabung Umrah Dan Haji Dapat Voucher 80 USD*

KJKS Shakira Artha Mulia memiliki produk tabungan Umrah dan Haji, yang Insya Allah dengan membuka tabungan Umrah dan Haji di KJKS Shakira Artha Mulia. Tabungan Anda menjadi lebih berkah dan menentramkan. Dan Anda pun akan mendapatkan Voucher 80 USD dari Shakira Tour. (Syarat & Ketentuan Berlaku)

Sebelum Anda menabung untuk rencana Ibadah Umrah dan Haji, dibawah ini  kami tuliskan secara singkat keutamaan-keutamaan Ibadah Haji dan Umrah. Semoga dengan tulisan yang singkat mengenai keutamaan ibadah haji dan umrah ini, niat Anda untuk melaksanakan ibadah Umrah dan Haji semakin mantap.

Ibadah Umrah dan Haji merupakan ibadah yang sangat istimewa dan memiliki berbagai keutamaan. Kita sebagai umat muslim seharusnya memiliki niat dan cita-cita untuk bisa menunaikan Rukun Islam yang kelima ini. Firman Allah SWT, didalam Al-qur'an Surah Al-Baqarah ayat 196:

"Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah. Tetapi jika kamu terkepung (oleh musuh), maka (sembelihlah) hadyu yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu sebelum hady sampai ditempat penyembelihannya. Jika ada diantara kamu yang sakit atau ada gangguan dikepalanya (lalu dia bercukur), maka dia wajib berfidyah, yaitu berpuasa, bersedekah atau berkurban. Apabila kamu dalam keadaan aman, maka barang siapa mengerjakan umrah sebelum haji, dia (wajib menyembelih) hadyu yang mudah didapat. Tetapi jika dia tidak mendapatkannya, maka (wajib) dia berpuasa tiga hari dalam (musim) haji dan tujuh hari setelah kamu kembali. Itu seluruhnya sepuluh (hari). Demikian itu, bagi keluarganya tidak ada (tinggal) disekitar Masjidilharam. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allha sangat keras hukuman-Nya." (QS. Al-Baqarah: 196). 

Kemudian masih Surah Al-Baqarah ayat 197, Allah SWT berfirman:
"(Musim) haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Barang siapa mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, maka janganlah dia berkata jorok (rafas), berbuat maksiat dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala yang baik yang kamu kerjakan, Allha mengetahuinya. Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!." (QS. Al-Baqarah : 197)

Ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima dan memiliki banyak keutamaan. Diantara keutamaan-keutamaan Ibadah Haji dan Umrah yaitu sebagai beriut;

1. Orang yang menjalankan Ibadah Haji akan menjadi Tamu Allah. Ketika kita menjalankan atau melaksanakan Ibadah Haji, maka sesungguhnya kita menjadi Tamu Allah. Walaupun kita sudah banyak melakukan dosa yang disengaja ataupun tidak disengaja. Maka momentum saat melaksanakan Ibadah Haji dan Umrah adalah momentum yang sangat tepat untuk kita memanjatkan do'a memohon ampunan dan sebagainya. Karena seorang muslim yang melaksanakan Ibadah Haji itu adalah Tamu Allah maka barang siapa yang bertamu ke Rumah Allah maka akan banyak mendapat keberkahan.

Sebagaimana firman Allah SWT, didalam Surah Al-Imran ayat 96 - 97: "Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam." (QS. Al-Imran : 96) "Disana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (diantara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam." (QS. Al-Imran: 97) Ibnu Umar r.a berkata:
"Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah beri" (HR. Ibnu Majah no 2893).
2. Orang yang Ibadah Haji mendapatkan pahala seperti pahala Jihad.
Ibadah haji merupakan jihad terbaik menurut Allah. Dan jihad di jalan Allah yang paling dinanti adalah Haji Mabrur. Jika kita sudah merasa mampu, baik dari segi lahir maupun batin. Maka segeralah laksanakan ibadah haji. Sebagaimana perkataan dari Aisyah r.a:
"Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad?" "Tidak. Jihad yang paling utama adalah Haji Mabrur", jawab Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam". (HR. Bukhari no. 1520)
3. Orang yang melaksanakan Ibadah Haji tidak akan menjadi miskin.
Biaya haji yang bagi kebanyakan orang membutuhkan dana yang lumayan besar. Maka tidak heran bagi yang ingin berhaji sudah melakukan persiapan dari jauh-jauh hari sebelumnya.  Tetapi ketahuilah Allah sudah menjanjikan akan mengganti semuanya dengan berlipat-lipat ganda dan tak terhitung jumlahnya.
Allah SWT, berfirman:
"Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya merekan akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mnegendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh." (QS. Al-HAjj: 27)
"Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah  ditentukan atas rezeki yang Dia berikan kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang sengsara dan fakir." (QS. Al-Hajj :28)
4. Orang yang melaksanakan Ibadah Haji termasuk melakukan amalan yang afdhol.
Sebagaimana perkataan Abu Hurairah:
"Nabi Shallallahu "alaihi wa sallam ditanya, "Amalan yang paling afdhol? " Beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Beriman kepada Allah dan RasulNya." Ada yang bertanya lagi, "Kemudian apa lagi?" Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Jihad di jalan Allah." Ada yang betanya kembali, "Kemudian apa algi? "Haji Mabrur", jawab Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam." (HR. Bukhari no 1519)
5. Balasan Surga bagi yang melaksanakan Ibadah Haji. Jika tidak dicampur dengan perbuatan dosa atau pun syirik

5. Balasan Dari Melaksanakan Ibadah Haji Adalah Surga Jika Tidak Dicampur Dengan Perbuatan Dosa dan Syirik

Allah SWT, sangat membenci perbuatan dosa dan syirik. Bagi seorang muslim yang sudah memantapkan hatinya untuk melaksanakan Ibadah Haji, maka sudah seharusnya meninggalkan perbuatan-perbuatan yang menimbulkan dosa, apakah itu dosa disengaja maupun tidak sengaja agar mendapatkan Haji Mabrur dan tempat disurga-Nya kelak. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:

"Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga." (HR. Bukhari no 1773 dan Muslim no. 1349)

Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan, "Yang dimaksud, 'tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga', bahwasannya haji mabrur tidak cukup jika pelakunya dihapuskan sebagian kesalahannya. Bahkan ia memang pantas untuk masuk surga." (Syarh Sahih Muslim, 9/119)

6. Allah menjanjikan akan menghapuskan dosa-dosa orang yang melaksanakan Ibadah Haji.

"Siapa yang berhaji ke ka'bah lalu tidak berkata-kata seronok dan tidak berbuat kefasikan maka dia pulang kenegrinya sebagaimana ketika dilahirkan oleh ibunya." (HR. Bukhari no. 1521)
Berdasarkan dari hadits diatas, bahwa Allah akan menghapuskan dosa orang yang berhaji seperti ketika dilahirkan oleh ibunya. Tetapi dengan syarat tidak berkata-kata seronok dan tidak berbuat kefasikan. Maka dari itu untuk selalu menjaga dan menghindari dari berkata-kata seronok dan perbuatan fasik.
7. Melaksanakan Ibadah Haji menghilangkan kefakiran (kemiskinan)
Allah menjanjikan memberi rezeki dan kehidupan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Sebagaimana perkataan Abdullah bin Mas'ud:
"Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga." (HR. An-Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387)
8. Dikabulkannya Do'a - Do'a
Salah satu keinginan manusia disaat berdo'a adalah dikabulkannya do'a. Maka berbahagialah bagi kita umat muslim yang dapat melaksanakan Ibadah Haji, karena Allah SWT, menjanjikan akan mengabulkan do'a yang telah dipanjatkan oleh hamba-Nya. Waktu pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah adalah saat dimana kita harus memperbanyak memanjatkan do'a pada setiap kesempatan ibadah tersebut.
Dari tulisan singkat mengenai keutamaan ibadah Umrah dan Haji ini, semoga Anda semakin memantapkan niatnya untuk segera melaksanakan ibadah Umrah dan Haji. Dan kami KJKS Shakira Artha Mulia ingin menjembatani niat suci Anda dengan menawarkan produk TABURHAJI. Silahkan Baca: Tabungan Umrah Dan Haji
Bagikan Ke:

Alamat kami

Info Terkini

KJKS Shakira Artha Mulia : Menkop Integrasikan Omnibus Law Dengan Koperasi dan UKM Terkait Penciptaan Lapangan Kerja

Instagram

View this post on Instagram

Kembali pagi

A post shared by Shakira Artha Mulia (@kjksshakira) on